Pedagang Pasar Mau Kumpul Bahas Nasib Selama PPKM hingga Digitalisasi

Jakarta – Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) akan menggelar musyawarah nasional pada bulan ini. Musyawarah ini rencananya akan digelar pada 20 Agustus 2021 mendatang secara tatap muka maupun online.

Ketua umum APPSI Ferry Juliantono mengatakan, ada beberapa topik pembahasan dalam acara ini. Sebutnya, terkait penguatan pasar dan pedagang pasar selama pandemi COVID-19.

“Yang pertama, menguatkan peran pasar dan pedagang pasar untuk selama pandemi COVID-19. Jadi yang sifatnya internal kita akan memperkuat proses, mempercepat proses digitalisasi, pengembangan unit usaha,” katanya, Senin (2/8/2021).

Lanjutnya musyawarah ini juga membahas rekomendasi sikap pedagang pasar terhadap perhatian pemerintah, baik dalam bentuk kebijakan maupun bantuan. Rekomendasi ini terkait surat terbuka yang telah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Ini kan soalnya ada kaitannya dengan surat terbuka yang kita minta, pertama, isi suratnya adalah meminta supaya pasar tetap dibuka selama PPKM ini karena kita sebenarnya sudah nggak tahan,” katanya.

Dalam surat tersebut, pihaknya juga memprotes keras terkait penanganan di lapangan yang menggunakan pendekatan represif, kurang manusiawi. Lalu, pihaknya ingin adanya pengurangan denda, kewajiban dan iuran daerah. Lantaran, saat ini banyak pedagang pasar yang mengalami kesulitan bahkan tutup usahanya.

“Kita minta denda baik dari lembaga keuangan itu bisa direstrukturisasi, dihilangkan kalau bisa,” tambahnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta agar kredit usaha rakyat (KUR) kepada pedagang pasar segera dikucurkan.

“Berkaitan mengenai KUR kepada koperasi-koperasi pedagang pasar ataupun kepada pedagang pasar langsung itu segera harus diturunkan,” katanya.

Sumber: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5666682/pedagang-pasar-mau-kumpul-bahas-nasib-selama-ppkm-hingga-digitalisasi

Leave a Reply